Friday, 12 February 2016

Gempabumi 6,6 SR Getarkan Beberapa Kota di NTT


Foto USGS National Earthquake Information Center, PDE

JAKARTA, Kepala Humas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat Gempabumi dan Tsunami Jakarta, Drs. Eko Suryanto dalam rilis Berita Gempabumi No. : 3600 /InaTEWS/II /2016 menyebutkan telah terjadi gempabumi tektonik berkekuatan 6,6 Skala Richter pada Jum’at, 12 Februari 2016 pukul 17:02:24 WIB.

Pusat gempa berlokasi di koordinat  9.77° Lintang Utara - 119.34° Bujur Timur berada di darat pada kedalaman 10 km berjarak 14 km sebelah Barat Daya Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.

Gempa tersebut dirasakan di sekitar Bima III hingga IV MMI. Sedangkan di sekitara Bangi, Dompu dan Mataram III MMI, serta di sekitar Denpasar II hingga III MMI.

Gempa itu dikabarkan tidak berpotensi Tsunami. ***

Editor: Freddy Ilhamsyah PA

Thursday, 11 February 2016

Peringatan Dini Cuaca Ekstrim 11 - 13 Februari 2016


Animasi ini menunjukkan pertumbuhan dan pergerakan awan. Pada citra ini, awan yang ditampilkan adalah awan dengan suhu puncak lebih kecil dari nol derajat Celcius. Semakin dingin suhu puncak awannya (ditunjukkan dengan warna yang semakin putih) maka semakin tinggi pula potensi terjadinya hujan. (Animasi Citra 6 Jam Terakhir 11 Februari 2016 pukul 14:00 – 19:00 WIB). Foto BMKG

JAKARTA, Telukharusnews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Jakarta dalam laman resminya pada Senin, 10 Februari 2016, 19:02 WIB telah melakukan pemutakhiran data tentang Peringatan Dini Cuaca Ekstrim yang berlaku untuk tanggal 11 sampai 13 Februari 2016 merilis terdapat daerah tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah Barat Lampung, Jawa Timur dan di Australia bagian Utara. Adanya pertemuan angin Laut Timor hingga Laut Arafura yang meningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya. Kelembaban udara yang tinggi di Indonesia. Kondisi ini mendukung proses pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

Akibat adanya kondisi tersebut menurut Meteo BMKG beberapa wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat yaitu di :

  • Bengkulu
  • Lampung
  • Jawa Tengah
  • DI Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Kalimantan Tengah
  • Sulawesi Tengah bagian Selatan
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Selatan bagian Utara
  • Sulawesi Tenggara

Sedangkan wilayah yang berpotensi Hujan Lebat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang/Puting Beliung adalah :

  • Aceh
  • Riau
  • Kepualauan Riau
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Bangka Belitung
  • Jabodetabek
  • Jawa Barat
  • Kalimantan Barat

Editor: Freddy Ilhamsyah PA

Wednesday, 3 February 2016

ICP Januari 2016 Turun Jadi US$ 27,49 per Barel


Kegiatan pengapalan minyak mentah di perairan lepas pantai Teluk Aru, Pangkalansusu, Langkat, Sumatera Utara. Foto: Freddy Ilhamsyah PA/Telukharunews.com

JAKARTA, Tim Harga Minyak Indonesia menyatakan, berdasarkan perhitungan Formula ICP, harga rata-rata minyak mentah Indonesia pada bulan Januari 2016 sebesar US$ 27,49 per barel, turun sebesar US$ 7,98 per barel dari bulan Desember 2015 yang mencapai US$ 35,47 per barel.

Sementara harga Minas/SLC pada bulan Januari 2016 mencapai US$ 26,63 per barel, turun sebesar US$ 7,98 per barel dari US$ 34,61 per barel pada Desember 2015.

Penurunan harga minyak mentah Indonesia tersebut sejalan dengan penurunan harga minyak mentah utama di pasar Internasional, yang diakibatkan oleh beberapa faktor yakni:

  1. Meningkatnya pasokan minyak mentah dunia sebesar 500.000 barel per hari terutama setelah dicabutnya sanksi ekonomi Iran pada tanggal 16 Januari 2016.
  2. Berdasarkan publikasi OPEC Januari 2016, proyeksi pasokan negara-negara Non-OPEC pada tahun 2015 direvisi meningkat 0,23 juta barel per hari dibandingkan publikasi OPEC bulan Desember 2015.
  3. Menurunnya permintaan minyak mentah Negara Tiongkok untuk kuartal I tahun 2016 sebesar 400.000 barel per hari dibandingkan kuartal IV tahun 2015 yang disebabkan melemahnya indikator ekonomi dan devaluasi mata uang Yuan.
  4. Berdasarkan publikasi OPEC Januari 2016, permintaan minyak dunia kuartal I tahun 2016 menurun 0,6 juta barel per hari dibandingkan kuartal IV tahun 2015.
  5. Berdasarkan laporan EIA (Energy Information Administration) Januari 2016, terdapat peningkatan stok minyak mentah sebesar 7,5 juta barel, stok distillate sebesar 7,4 juta barel dan stok gasoline sebesar 27,1 juta barel di Amerika Serikat pada akhir bulanJanuari 2016 dibandingkan stok pada akhir bulan Desember 2015.

Untuk kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak mentah dipengaruhi oleh mulai diaktifkan kembali reaktor nuklir sebesar 700 MW milik Korea Selatan yang dioperasikan oleh Korea Hydro & Nuclear Power dan menurunnya permintaan tenaga listrik di Jepang sebesar 63,60 milliar kWh (6,3%) dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.

Selengkapnya perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan Januari 2016 dibandingkan bulan Desember 2015, sebagai berikut:

  • WTI (Nymex) turun sebesar US$ 5,55 per barel dari US$ 37,33 per barel menjadi US$ 31,78 per barel.
  • Brent (ICE) turun sebesar US$ 6,92 per barel dari US$ 38,90 per barel menjadi US$ 31,98 per barel.
  • Basket OPEC turun sebesar US$ 7,49 per barel dari US$ 33,85 per barel menjadi US$ 26,37 per barel.

Sumber: Situs resmi Ditjen Migas.

Tuesday, 2 February 2016

Menteri ESDM: Kerja Keras Kita Merupakan Investasi Bagi Pembangunan Generasi Mendatang


Sudirman Said

JAKARTA, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said pada hari ini, Selasa (2/2) menyaksikan secara langsung Penandatanganan Kontrak Pengadaaan Barang dan Jasa Kementerian ESDM Tahun 2016 Tahap II bertempat di Balai Kartini, Jakarta. Dalam Penandatanganan Kontrak Tahap II ini terdapat sejumlah 36 paket kontrak dengan nilai Rp 136,65 Miliar yang ditandatangani oleh para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) masing-masing Satuan Kerja (satker) di Kementerian ESDM. Sebelumnya pada tanggal 14 Januari 2016 telah dilaksanakan Penandatanganan Kontrak Pengadaaan Barang dan Jasa Kementerian ESDM Tahun 2016 Tahap I sebanyak 198 paket kontrak dengan nilai Rp 407 Miliar.

“Meskipun pada tahap II ini jumlah paket lebih sedikit karena merupakan sisa tahap I, namun hal ini adalah bukti kerja keras kita bersama, sehingga pelaksanaan Penandatanganan Kontrak Tahap II dapat terlaksana sesuai jadwal,” ungkap Menteri ESDM.

Adapun rincian 36 paket kontrak yang ditandatangani pada hari ini adalah:

  1.     Konstruksi: 3 paket dengan nilai kontrak Rp 48,34 Miliar
  2.     Barang: 16 paket dengan nilai kontrak Rp 42,05 Miliar
  3.     Jasa lainnya: 8 paket dengan nilai kontrak Rp 6,76 Miliar
  4.     Konsultan: 9 paket dengan nilai kontrak Rp 38,91 Miliar

Dalam satu tahun pembenahan Sektor ESDM, upaya pembenahan anggaran yang penting dilakukan adalah komitmen perencanaan dan penggunaan APBN 2016 untuk sektor ESDM lebih baik dari sebelumnya, karena seluruh kegiatan lelang umum 3 tahap dengan total Rp. 3,9 Triliun (586 paket pekerjaan) telah diumumkan.

Pelaksana tugas Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Hufron Asrofi dalam Siaran Pers nomor 07/SJI/2016 pada Selasa, 02 Februari 2016 merilis, tercatat dalam Tahun Anggaran 2016 Kementerian ESDM memperoleh alokasi anggaran senilai Rp 8.563,9 miliar yang terdiri dari Rp 4.326,2 miliar (50,5%) belanja barang,  Rp 2.646,5 miliar (30,9%) belanja modal, Rp 834,5 miliar (9,7%) belanja pegawai dan Rp 756,7 miliar (8,8%) berupa output cadangan. Selesainya seluruh proses lelang dan penandatangan kontrak menandai kemajuan sangat signifikan dalam pengelolaan APBN di Kementerian ESDM dalam setahun terakhir. Serapan APBN tahun 2015 meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya, dari Rp 7,36 triliun atau 51,28% di tahun 2014, menjadi Rp 9,6 triliun atau 63,88% di tahun 2015.

Kemudian, sebagai tindaklanjut dari Penandatanganan Kontrak Tahap II ini Menteri ESDM berpesan kepada seluruh pihak terkait untuk berperan dalam mengawasi pelaksanaan kontrak tersebut. “Untuk para pejabat struktural, identifikasi dan pantau dengan baik paket strategis. Untuk para pengelola anggaran, teliti dan cermat dalam proses administrasi anggaran sesuai aturan. Kemudian untuk para rekanan, bekerja dengan cepat dan cermat sesuai kontrak, serta percepat proses penagihan progress pekerjaan”, paparnya.

“Apresiasi yang sangat besar saya sampaikan kepada seluruh tim yang telah bekerja sangat keras sehingga momen hari ini dapat kita laksanakan karena kerja keras kita adalah investasi berharga bagi pembangunan generasi mendatang”, tutup Menteri ESDM.