Thursday, 19 May 2016

Gempa 6,8 SR Kembali Guncang Beberapa Kota Di Ekuador


Foto: Google Earth/USGS/THNews

PEDERNALES, Ekuador (Telukharunews.com) - Setelah gempabumi 7,8 Skala Richter (SR) pada 16 April 2016 yang menelan ratusan korban dan ribuan korban korban luka-luka, kini Ekuador kembali diguncang gempa berkekuatan 6,8 SR, Rabu (18/5/2016).

Menurut data yang dikutip dari laman resmi USGS-NEIC dapat diketahui pada Rabu, 18 Mei 2016 pukul 11:46:44 waktu setempat atau pukul 23:46:44 WIB telah terjadi gempabumi berkekuatan 6,8 Skala Richter yang berlokasi dikoordinat 0.465°Lintang Utara - 79.641°Bujur Barat berjarak 24 km Barat Laut dari Kota Rosa Zarate, Ekuador.

Pusat gempa yang berada di kedalaman 21,1 km dirasakan (VI MMI) di sekitar Kota Rosa Zarate (pop42k) dan Muisne (pop13k). Sedangkan di Kota Pederales (pop6k) V MMI. Sementara dirasakan (IV MMI) masing-masing di Kota Santo Domingo de los Colorados (pop200k), San Lorenzo de Esmeraldas (pop20k), Velasco Ibarra (pop49k), Quito (pop1,400k), Guayaquil (pop1,952k) dan Kota Portoviejo (pop170k).

Menurut pernyataan Badan Nasional Cuaca-Pusat Peringatan Tsunami Pasifik, Pantai Ewa, Hawaii pada Rabu, 18 Mei 2016 pukul 16:52 UTC atau pukul 23:52 WIB merilis, berdasarkan semua data yang tersedia, tidak ada ancaman Tsunami dari gempa ini.

Sementara pada Kamis, 19 Mei 2016 pukul 02:05:48 waktu setempat atau pukul 14:05:48 WIB terjadi gempabumi susulan berkakuatan 4,6 SR di koordinat 0.603°Lintang Utara - 80.027°Bujur Barat pada kedalaman 21,10 km di pantai Barat Daya pusat Kota Muisne atau berjarak 52 km Barat Daya Kota Propicia, Ekuador.

Editor: Freddy Ilhamsyah PA

Tuesday, 17 May 2016

Prof. Dr. Soebroto, M.A : Jangan Jadi Orang Boros !!!...


Prof. Dr. Soebroto, M.A - Foto: Liputan6.com

JAKARTA, Disela-sela peluncuran Kampanye Gerakan Hemat Energi Potong 10% di Kementerian Energi, Dan Sumber Daya Mineral, Minggu (15/5), mantan Menteri Pertambangan dan Energi periode 1978 – 1988, Prof. Dr. Soebroto, M.A. mengingatkan kepada semua peserta kampanye yang hadir agar tidak  menjadi orang yang boros dalam memnggunakan energi. “Berhematlah dalam menggunakan energi, hemat sekarang juga,” ujar Soebroto.

Hemat energi itu penting sekali. Hemat energi ini menurut Soebroto merupakan yang paling murah dan paling banyak menghasilkan penghematan. Kalau penghematan itu menjadi kebiasaan itu akan bagus sekali dan itu dapat dilakukan siapa saja, dimana saja dan sekarang juga.

“Mari kita semua, sekarang juga mulai hidup hemat dengan mematikan lampu jika tidak digunakan serta mengatur suhu ruangan sesuai dengan kebutuhan menjadi suatu kebutuhan. Jangan menjadi orang yang boros,”tegas Soebroto.

Soebroto juga mengingatkan, dalam menjalankan kebijakan energi ada tiga hal pokok yang harus dijalankan, yang pertama adalah eksplorasi, cari minyak, cari gas, yang kedua adalah diversifikasi, cari gantinyanya minyak, cari gantinya gas bangsa kita itu kaya sekali dengan sumber daya energi. Cari air, angin apa saja itu bisa menggantikan minyak dan itu yang namanya diversifikasi.

Selanjutnya kebijakan yang ketiga yang juga tidak kurang pentingnya itu yang namanya konservasi dan konservasi yang paling penting adalah hemat energi, ujar Soebroto.

Gerakan Hemat Energi “Potong 10%” yang diluncurkan Pemerintah, merupakan aksi bersama oleh pemerintah, pelaku bisnis/industri /asosiasi, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan individu untuk melakukan upaya penghematan energi.

Di negara-negara maju, perilaku hemat energi sudah menjadi bagian dari budaya dan gaya hidup sehari-hari. Sementara di negara kita, hemat energi masih belum disadari manfaat dan peran strategisnya. Di beberapa negara maju, gerakan hemat energi justru diinisiasi oleh masyarakat,   melalui kelompok-kelompok volunteer mereka mengembangkan budaya hemat energi secara masif ke berbagai sektor, mulai dari sektor industri, komersil, pemerintah, lembaga pendidikan hingga sektor rumah tangga, yang kemudian didukung oleh regulasi-regulasi dari pemerintah.

Editor: Freddy Ilhamsyah PA
Sumber: Laman Kementerian ESDM

Sunday, 15 May 2016

Peringatan Dini Cuaca Ekstrim 16 - 18 Mei 2016



JAKARTA, Telukharusnews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Jakarta dalam laman resminya pada Minggu, 15 Mei 2016 pukul 18:05 WIB telah melakukan pemutakhiran data tentang Peringatan Dini Cuaca Ekstrim yang berlaku untuk tanggal 16 hingga 18 Mei 2016 merilis terkait dengan adanya konvergensi di Kalimantan Tengah dan belokan angin di Pesisir Barat Sumatera. Kelembaban udara yang tinggi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Kondisi ini mendukung proses pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

Menurut Meteo BMKG akibat adanya kondisi tersebut menyebabkan beberapa wilayah di Indonesia berpotensi Hujan Lebat yaitu masing-masing di Provinsi :

    Aceh
    Sumatera Barat
    Jambi bagian Barat
    Bengkulu
    Sumatera Selatan bagian Barat
    Papua Barat

Sementara wilayah yang berpotensi Hujan Lebat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang/Puting Beliung adalah di Provinsi:

    Sumatera Utara
    Lampung
    Jabodetabek
    Yogyakarta
    Kalimantan Barat
    Kalimantan Tengah
    Kalimantan Selatan
    Sulawesi Tengah

Editor: Freddy Ilhamsyah PA

Gempabumi 5,4 SR Di Kawasan Gunung Denali (McKenly), Alaska


Foto: Google Earth/USGS/THNews

JUNEAU, Alaska (Telukharunews.com) – Gempabumi tektonik berkekuatan 5,4 Skala Richter terjadi di kawasan Gunung Denali (McKenly), Negara Bagian Alaska, Amerika Utara.

Menurut data yang dikutip dari Laman resmi USGS-NEIC Amerikat Serikat disebutkan gempa yang terjadi pada Sabtu, 14 Mei 2016 pukul 21:51:00 waktu setempat atau Minggu, 15 Mei 2016 pukul 12:51:00 WIB berlokasi di koordinat 63.065°Lintang Utara - 150.957°Bujur Barat berjarak 100 km (62.1 mi) sebelah utara-BaratLauat dari Kota Talkeetna, Alaska.

Pusat gempa yang berada pada kedalaman 132.10 km (82.08 mi) di dalam perut Gunung Denali (gunung tertinggi di Amerika Utara (6.190 mdpl) dirasakan (III MMI) masing-masing di Kota Willow (pop2 k), Meadow Lakes (pop8k), Houston (pop2k), Tanaina (pop8k), Wasilla (pop8k), Lakes (pop8k), Gateway (pop6k), Fishhook (pop5k) dan Palmer (pop6k).

Editor: Freddy Ilhamsyah PA