Dua Typhoon Memburu Daratan China
 |
Typhoon Tembin dan Typhoon Bolaven memburu daratan China (Foto THNews/GE) |
TAIPEI (Telukharunews/CNA) - Pusat Biro Cuaca Taiwan telah mengeluarkan
peringatan kemungkinan terjadinya curah
hujan ekstrim dan angin kencang di
awal masuknya Topan Tembin beberapa hari ini di Taiwan
timur, Rabu (22/8) pagi.
Pada pukul 12 siang waktu setempat,
Tembin sudah berada sekitar 330 kilometer sebelah
timur dari Taitung, bergerak
dengan kecepatan 9 km per jam ke arah
barat-barat laut seraya membawa angin berkelanjutan 144 km, dengan hembusan
mencapai 180 kph, kata biro itu.
Pusat Biro Cuaca Taiwan menggambarkan struktur
Tembin sebagai "padat,"
dan badai tersebut akan bergerak lebih dekat ke tanah antara Rabu dan Kamis serta dapat menimbulkan ancaman yang cukup serius untuk
seluruh pulau (Taiwan) sampai Jumat.
Topan tersebut diperkirakan
akan mendarat di timur Taiwan
pada hari Kamis dan menghantam daerah tersebut dengan curah hujan yang
ekstrim. Sementara hembusan angin
berkisar antara 50 dan 90 km bisa
dirasakan di daerah itu setelah tengah
malam, ungkap sumber itu.
Biro itu memperkirakan bahwa curah hujan akumulasi
dari Tembin bisa
mencapai sekitar 1.000 milimeter
di daerah pegunungan di timur Taiwan.
Daerah dataran rendah di bagian utara
dan selatan Taiwan diperkirakan
akan diterpa curah hujan 100-400 mm akumulasi dan
300-600 mm.
Sementara itu, Tembin dan Bolaven yang terus mengembangkan diri dan kekuatannya kini berada
sekitar 1.500 km terpisah
satu dengan yang lainnya. Saat ini tidak ada tanda-tanda bahwa mereka akan berinteraksi satu sama lain, kata biro.
Status Bolaven telah ditingkatkan dari
badai tropis menjadi topan pada Rabu
pagi (22/8).
Pusat Biro Cuaca Taiwan menyebutkan, tidak
tertutup kemungkinan bahwa
kedua badai akan bergerak lebih dekat satu sama lainnya dan memperluas dampak Tembin
pada Taiwan.
Dari pengamatan Telukharunews
melalui pencitraan dengan fasilitas Google Earth dapat diketahui bahwa Typhoon
Tembin dan Typhoon Bolaven yang tadinya mengarah ke utara kini sudah belok
mengarah ke barat (Taiwan). Saat ini jarak pusat pusaran (mata)Tembin ke Taiwan
sudah sekitar 298,72 km (298,68 derajat).
Sementara Bolaven
yang merupakan Typhoon mirip gurita raksasa berukuran 1.856,93 km panjang dari
utara ke selatan dan lebar 3.007,46 km dari timur ke barat kini sdh berjarak
sekitar 1.553,09 km (285,79 derajat) di belakang Tembin.
Yang sangat
dikawatirkan saat ini ialah apabila Bolaven dapat menyusul Tembin dan bergabung
menjadi satu, maka kehancuran yang maha dahsyat akan terjadi di daerah2 yang bakal
dilalui oleh gabungan kedua Typhoon tersebut.
No comments:
Post a Comment