Sunday, 25 December 2016

Typhoon Nock-ten Berada Di Atas Kepulauan Semirara, Filipina


Topan Nock-ten  Foto: Google Earth/THNews

JAKARTA, Telukharunews - Berdasarkan hasil pengamatan Telukharunews melalui fasilitas Google Earth pada Minggu, 25 Desember 2016 pukul 15:31 WIB dapat diketahui posisi Topan Nock-ten yang berintensitas sangat kuat berada di atas Kepulauan Semirara, Filipina Tengah dekat koordinat 13°35'57.31"Lintang Utara dan 125°3'47.58" Bujur Timur berjarak sekitar 464,88 (104,68 derajat) sebelah Tenggara Kota Metropolitan Manila, Filipina.

Sementara menurut data yang dikutip dari website resmi Badan Meteorologi Pusat Informasi Siklon Tropis Jepang (Japan Meteorological Agency Tropical Cyclone Information) yang dipublikasikan pada Minggu, 25 Desember 2016 pukul 09:45 UTC atau pukul 16:45 WIB disebutkan, berdasarkan hasil analisa pada pukul 09:00 UTC posisi pusat Topan (Tyhpoon) Nock-ten yang berintensitas sangat kuat berada di koordinat 13°35'(13.6°) Lintang Utara dan 124°35'(124.6°) Bujur Timur.

Nock-ten yang memiliki tekanan di pusat 915 hPa dikabarkan bergerak maju ke arah Barat dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot). Kecepatan angin maksimum dekat pusat 50 meter per detik (100 knot) dan kecepatan maksimum hembusan angin mencapai 70 meter per detik (140 knot).

Sementara area angin ≥ 50 knot  ALL 130 km (70 mil laut) dan area angin ≥ 30 knot Utara 330 km (180 mil laut) dan Selatan 280 km (150 mil laut).

Editor: Freddy Ilhamsyah PA

Saturday, 24 December 2016

Malam Ini Topan Nock-ten Akan Menyerang Filipina


Typhoon Nina (Nock-ten). Foto: PAGASA

JAKARTA, Telukharunews - Menurut data yang dikutip dari web site resmi PAGASA (Philippine Atmospheric Geophysical and Astronomical Services Administration) pada Sabtu, 24 Desember 2016 pukul 17:00 waktu setempat dikabarkan, berdasarkan semua data yang tersedia termasuk Guiuan radar doppler pada 16:00 hari ini, mata Topan "NINA" berada di koordinat 13.3° Lintang Utara dan 127.8° Bujur Timur 390 km sebelah timur Virac.

Kecepatan angin maksimum 175 kilometer per jam di dekat pusat dan hembusan angin hingga 215 km per jam.

Pergerakan “NINA” diperkirakan menuju ke arah barat-Barat Laut dengan kecepatan 15 km per jam.

Diprediksikan Topan “Nina” akan berdampak terjadi curah hujan dari sedang hingga lebat dalam diameter 500 km.

Hal ini diperkirakan mendarat di Catanduanes pada Minggu (25 Desember) sore atau malam hari.
Kemungkinan masuk ke Metro Manila, Rizal, Laguna, Batangas, Provinsi Mindoro, Aurora, Cavite, Laguna, Bulacan, Aklan dan Capiz.

Selain itu PAGASA juga mengingatkan perjalanan laut berisiko di pesisir Luzon Utara dan pesisir timur Luzon Tengah.

Sedangkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika melalui Pusat Peringatan Siklon Tropis (Tropical Cyclone Warning Centre) Jakarta pada Sabtu, 24 Desember 2016 pukul 09:02 WIB mengabarkan posisi Nock-ten pada pukul 07:00 WIB berada di koordinat 13.1°Lintang Utara, dan 128.9°Bujur Timur (sekitar 1.150 km sebelah utara timur laut Tahuna) bergerak ke arah barat-Barat Laut, kecepatan 11 knots (20 km/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia.

Siklon Tropis Nock-ten yang memiliki kecepatan Angin Maksimum 100 knots (185 km/jam) memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia berupa Gelombang Laut dengan ketinggian 1.25 hingga 2.5 meter di Perairan sebelah utara Halmahera hingga Perairan sebelah utara Papua Barat dan Papua.

Editor: Freddy Ilhamsyah PA

Tuesday, 20 December 2016

Gempabumi Tektonik Magnitudo 5,5 SR Di Maluku Tenggara Barat


Gempa 5,5 SR dekat Pulau Jemdena-Maluku Barat Daya. Peta: BMKG

Jakarta, (Telukharunews) – Menurut data yang dikutip dari situs web resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Jakarta dilaporkan pada Selasa, 20 Desember 2016 pukul 14:14:41 WIB telah terjadi gempabumi tektonik Magnitudo 5,5 Skala Richter.

Lokasi gempa berada di koordinat 6.44° Lintang Selatan dan 130.85° Bujur Timur di dasar laut perairan lepas pantai utara Pulau Jamdena pada kedalaman 111 Km berjarak 133 km BaratLaut Maluku Tenggara Barat atau 222 km BaratDaya Maluku Tenggara dan 229 km BaratDaya Tual-Maluku serta 427 km Tenggara Ambon-Maluku.

Gempa tersebut tidak berpotensi Tsunami.

Editor: Freddy Ilhamsyah PA

Sunday, 18 December 2016

Papua Nugini Diserbu 34 Kali Gempabumi



Port Moresby, Telukharunews – Sejak Sabtu, 17 Desember 2016 pukul 10:51:12 UTC atau pukul 17:51:12 WIB hingga Minggu, 18 Desember 2016 pukul 07:39:12 UTC atau pukul 14:39:12 WIB Papua Nugini telah diserbu 34 kali gempabumi tektonik yang terjadi di wilayah Irelandia Baru (New Ireland region), Papua Nugini.

Menurut data yang dikutip dari web site resmi USGS (Badan Survei Geologi Amerika Serikat) dapat diketahui bahwa rentetan gempabumi tektonik susulan yang tergolong sedang hingga besar dipicu oleh gempa berkekuatan 7,9 Mw pada Sabtu, 17 Desember 2016 pukul 10:51:12 UTC atau pukul 17:51:12 WIB yang berlokasi di koordinat  4.509°Lintang Selatan dan 153.450°Bujur Timur di dasar laut pada kedalaman 103,2 km berjarak 46 km sebelah Timur dari Taron, Papua Nugini.
Lokasi gempa Mw 7,8 Papua Nugini. Peta: BMKG
Sementara menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Jakarta gempabumi Papua Nugini (New Guinea) pada Sabtu, 17 Desember 2016 berkekuatan Mw 7.8 tanggal 17 Desember 2016 pukul 17:51:17 WIB dengan episenter 4.61°Lintang Selatan dan 153.41°Bujur Timur pada kedalaman 117 km di laut tidak berpotensi Tsunami di wilayah Indonesia.

Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) memberikan informasi bahwa gempabumi tersebut berpotensi menimbulkan tsunami lokal di sekitar pusat gempabumi yaitu Rabaul, Papua New Guinea.

Seperti yang disampaikan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Drs. Mochammad Riyadi, M.Si. bahwa berdasarkan hasil pemodelan tsunami dan analisis yang dilakukan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempabumi tersebut menimbulkan ancaman tsunami lokal di sekitar pusat gempabumi, tetapi tidak berdampak hingga wilayah Indonesia. Oleh karena itu, dihimbau kepada masyarakat supaya tetap tenang.

Editor : Freddy Ilhamsyah PA