Tuesday, 11 July 2017

Gempabumi 6,6 SR Dekat Kepulauan Auckland Selandia Baru


Foto: Google Earth/THnews

JAKARTA, Menurut data yang dikutip dari situs web resmi USGS National Earthquake Information Center, PDE (Badan Survei Geologi Amerika Serikat-Pusat Informasi Gempabumi Nasional) dikabarkan pada Selasa, 11 Juli 2017 pukul 07:00:01 UTC atau pukul 14:00:01 WIB telah terjadi gempabumi berkekuatan 6,6 Skala Richter di BaratLaut Kepulauan Auckland, Selandia Baru.

Lokasi gempa berada di koordinat 49.546° Lintang Selatan - 164.031° Bujur Timur pada kedalaman 10 km di bawah dasar laut berjarak 198 km BaratLaut dari Pulau Auckland atau 475,6 km BaratDaya Kota Invercargill, dan 530.7 km BaratDaya dari Kota Gore, Selandia Baru.

Editor: Freddy Ilhamsyah PA

Wednesday, 5 July 2017

ICP Juni 2017 Turun Jadi US$ 43,66 per barel


Lokasi pemboran sumur migas di WKP Pertamina EP Lirik. Foto THnews

JAKARTA, Tim Harga Minyak Indonesia menyatakan, rata-rata ICP minyak mentah Indonesia pada bulan Juni tahun 2017 berdasarkan perhitungan Formula ICP mencapai US$ 43,66 per barel, turun sebesar US$ 3,43 per barel dari US$ 47,09 per barel pada bulan Mei 2017.

Sementara ICP SLC mencapai US$ 44,71 per barel, turun sebesar US$ 3,37 per barel dari US$ 48,08 per barel pada Mei 2017.

Perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar Internasional pada bulan Juni 2017 dibandingkan bulan Mei 2017 mengalami penurunan menjadi sebagai berikut:

  • Brent (ICE) turun sebesar US$ 3,84 per barel dari US$ 51,39 per barel menjadi US$ 47,55 per barel.
  •  WTI (Nymex) turun sebesar US$ 3,34 per barel dari US$ 48,54 per barel menjadi US$ 45,20 per barel.
  • Basket OPEC turun sebesar US$ 4,01 per barel dari US$ 49,20 per barel menjadi US$ 45,19 per barel.

Penurunan harga minyak mentah utama di pasar internasional mengalami penurunan diakibatkan oleh beberapa faktor yakni:
  1.  Berdasarkan publikasi IEA (International Energy Agency) dan OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) di bulan Juni 2017, produksi minyak mentah OPEC pada bulan Mei 2017 mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan April 2017 sebesar 0,29 juta barel per hari dan 0,336 juta barel per hari.
  2. Berdasarkan publikasi IEA di bulan Juni 2017, produksi minyak mentah Non-OPEC pada bulan Mei 2017 mengalami kenaikan dibandingkan dengan bulan April 2017 sebesar 0,30 juta barel per hari, dari 57,53 juta barel per hari pada April 2017 menjadi sebesar 57,83 juta barel per hari pada Mei 2017.
  3. Berdasarkan laporan EIA (Energy Information Administration) – USA, tingkat stok gasoline dan distillate fuel oil AS selama bulan Juni 2017 mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan Mei 2017: 
a.       Stok gasoline di bulan Juni 2017 naik 4 juta barel menjadi sebesar 241 juta barel.
b.      Stok distillate fuel oil di bulan Juli 2016 naik 5,3 juta barel menjadi sebesar 152,3 juta barel.
  • Berdasarkan data Baker Hughes Incorporated, terdapat peningkatan jumlah rig count di Amerika Serikat pada bulan Juni 2017 sebanyak 33 rig dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 941 rig
  • Sedangkan untuk kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak mentah juga dipengaruhi antara lain oleh:
  1. Adanya Turn Around Kilang di Jepang dan kecenderungan menurunnya pertumbuhan permintaan minyak mentah Jepang.
  2. Berdasarkan publikasi IEA, terdapat penurunan permintaan produk minyak mentah di Korea Selatan dan China. (Ditjen Migas)

Monday, 3 July 2017

Badai Tropis Keras Nanmadol Di Atas Laut Tiongkok Timur


Foto: Google Earth/THnews

JAKARTA, Telukaharunews – Berdasarkan hasil pengamatan dari layar komputer melalui fasilitas Google Earth pada Senin, 03 Juli 2017 pukul 16:37 WIB dapat diketahui posisi Badai Tropis Keras (Severe Tropical Storm) Nanmadol berada di dekat koordinat 27°40'50.58"Lintang Utara - 124°59'13.69"Bujur Timur berjarak sekitar 509,92 km (140,69 derajat) sebelah selatan-Tenggara Kota Shanghai, Tiongkok atau sekitar 688,84 km (232,66 derajat) sebelah BaratDaya dari kota Kagoshima, Prefektur Kagoshima, Jepang dan sekitar 1.106,36 km (190.03 derajat) sebelah selatan-BaratDaya dari Kota Seoul Korea Selatan.

Menurut data yang dikutip dari laman resmi Badan Meteorologi Jepang-Informasi Siklon Tropis yang dipublikasi pada Senin, 03 Juli 2017 pukul 06:45 UTC atau pukul 13:45 WIB disebutkan posisi pusat Badai Tropis Nanmadol berada di koordinat 27°40'(27.7°) Lintang Utara - 125°00'(125.0°) Bujur Timur. Nanmadol dikabarkan bergerak maju ke arah utara-TimurLaut dengan kecepatan 30 km per jam (16 knots) dengan tekanan di pusat pusaran 985 hPa dan maksimum kecepatan angin dekat pusat 30 meter per detik (55 knots) dan maksimum kecepatan hembusan angin 40 meter per detik (90 knot). Area angin ≥ 50 knots ALL 40 km (20 mil laut). ≥ 30 knots area angin Timur  190 km (100 mil laut) Barat 150 km (80 mil laut).

Menurut prakiraan JMA-untuk Senin, 03 Juli 2017 pukul 18 UTC atau Selasa, 04 Juli 207 dini hari pukul 01:00 WIB posisi pusat lingkaran probabilitas Badai Tropis Keras Nanmadol berada di koordinat 31°20' (31.3°) Lintang Utara dan 127°10' (127.2°) Bujur Timur. Nanmadol diinfokan bergerak maju ke arah utara-TimurLaut dengan kecepatan 35 km per jam (20 knots) dengan tekanan di pusat pusaran 985 hPa.

Sedangkan kecepatan angin dekat pusat pusaran 30 meter per detik (55 knots) dan maksimum hembusan angin mencapai kecepatan 40 meter per detik (80 knots). Sementara radius lingkaran probabilitas 70 km (40 mil laut). Area peringatan badai ALL 110 km (60 mil laut)
Peta Prakiraan perjalanan Badai Tropis Keras Nanmadol
Sementara berdasarkan analisa peta prakiraan perjalanan Badai Topis Keras Nanmadol yang dipublikasikan oleh JMA-TCI pada Senin, 03 Juli 2016 pukul 06:00 UTC (13:00 WIB) diprediksikan pada Selasa, 04 Juli 2017 pukul 06:00 UTC (13:00 WIB) setelah melintasi Pulau Kyushu akan menyapu wilayah Honshu, Jepang. Namun demikian dalam catatan di bawah peta disebutkan badai tidak selalu bergerak di sepanjang garis penghubung pusat probabilitas lingkaran seperti yang terlihat di dalam peta terlampir.

Editor: Freddy Ilhamsyah PA

Saturday, 17 June 2017

Kerja Sama untuk Percepat Keterlibatan Daerah



Foto: Ist
PEKANBARU, Diperlukan kerja sama dan koordinasi antara para pemangku kepentingan untuk mempercepat implementasi participating interest (PI) 10 persen sebagai salah satu bentuk pelibatan daerah dalam industri hulu minyak dan gas bumi (migas). Hal ini ditegaskan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, saat sosialisasi PI di Pekanbaru, Rabu (14/6).

Acara ini dalam rangka memberikan penjelasan dan pemahaman terkait implementasi Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran PI 10 persen pada Wilayah Kerja Migas kepada daerah penghasil migas. Hadir Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Sukandar, serta perwakilan pemerintah daerah penghasil migas dan kontraktor kontrak kerja sama (Kontraktor KKS) wilayah Barat Indonesia.

Arcandra menjelaskan, dalam pelaksanaan PI 10 persen diharapkan kerja sama dari daerah terutama dalam dua hal. Pertama, pemerintah daerah tidak menerbitkan peraturan-peraturan daerah yang tidak menilai tambah atau bahkan mengganggu operasi perminyakan. Kedua, izin-izin daerah akan diurus oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memiliki saham di blok migas tersebut. “Ini menjadi solusi bagi Kontraktor KKS dalam mengelola blok migasnya," kata Arcandra.

Sukandar mengatakan, Permen PI 10 persen ini dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan peran serta daerah. Menurutnya, selama ini kerap terjadi kesalahpahaman antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kontraktor KKS, masyarakat, dan penegak hukum terkait penerapan perizinan daerah untuk keguatan hulu migas. Kesalahpahaman tersebut antara lain, industri hulu migas dianggap sebagai kegiatan Swasta, sehingga semua ketentuan terhadap swasta dikenakan terhadap kegiatan ini. Kemudian, sosialisasi tentang aspek administrasi pemerintahan terkait kegiatan hulu migas masih kurang optimal. Terakhir, kurangnya sinergi antara pemangku kepentingan.

“Tanpa adanya sinergi yang erat antara seluruh pemangku kepentingan, SKK Migas dan Kontraktor KKS tak akan mampu mencapai target produksi tahun 2017 yang telah ditetapkan pemerintah,” kata Sukandar.

Sebagai informasi, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), target untuk minyak bumi sebesar 815 ribu barel minyak per hari, sedangkan gas bumi sebesar 1,15 juta setara barel minyak per hari.

Dia berharap, dengan semangat kerja sama dan kerja keras, sosialisasi ini dapat menjadi salah satu sarana untuk mendukung terwujudnya percepatan peningkatan produksi migas nasional. Terlebih, industri ini masih menjadi tulang pungggung kesejahteraan bangsa sekaligus sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.

Penawaran PI 10 Persen dilaksanakan melalui skema kerja sama melalui pembiayaan oleh kontraktor. Pembiayaan dilakukan terhadap besaran kewajiban BUMD atau Perusahaan Daerah serta besaran kewajiban dihitung dari biaya operasi yang dikeluarkan selama masa eksplorasi dan eksploitasi. Sedangkan ketentuan pengembalian pembiayaan yaitu diambil dari bagian BUMD atau perusahaan Perseroan Daerah dari hasil produksi, tanpa dikenai bunga, dikembalikan setiap tahunnya secara kelaziman bisnis dan jangka waktu pengembalian dimulai pada saat produksi sampai dengan terpenuhinya kewajiban. Hal ini memudahkan bagi Pemda untuk memiliki 10 persen. “Kalau sebelumya harus memiliki dana yang cukup besar, sekarang tidak perlu, pengembalian dana melalui deviden," jelas Wamen ESDM.

PI 10 persen tidak bisa diperjualbelikan/dialihkan/dijaminkan. BUMD tersebut disahkan melalui peraturan daerah dan berbentuk perusahaan daerah (perusda) dengan kepemilikan saham 100% atau perseroan terbatas dengan kepemilikan saham 99% milik pemda dan selebihnya terafiliasi dengan Pemda setempat.

PI 10% ini pun memiliki sanksi terhadap BUMD atau PT atau BUMN yang tidak memenuhi ketentuan dalam Permen 37/2016. Menteri dapat memberikan sanksi berupa teguran tertulis, penangguhan atau pembekuan sampai mencabut PI 10%, hal ini untuk menjamin keberlangsungan investasi. (Ditjen Migas)