Saturday, 22 December 2012

Presiden SBY : Usut Tuntas Kasus Poso

Presiden SBY (foto: presidensby.info)
Jakarta: Presiden telah mendapat laporan kasus penembakan anggota Brimob oleh orang tak dikenal di Poso. Presiden menginstruksikan kepada jajaran Polri untuk mengusut tuntas dan menindak tegas pelaku. "Kasus ini harus segera dihentikan dan tindak tegas pelakunya," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden SBY pada bagian lain keterangan persnya, setiba dari kunjungan ke India, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (21/12) pagi.

Sebagaimana diberitakan, Kamis (20/12) pagi terjadi baku tembak antara petugas Brimob Polda Sulawesi Tengah dengan sekelompok orang yang diduga teroris. Petugas Brimob yang sedang melakukan patroli rutin di Desa Ambrana, Poso Pesisir, dan sekitar Gunung Kalora tiba-tiba dihadang tembakan.

Dalam insiden tersebut tiga anggota Polri tewas. Mereka yang gugur adalah Briptu Ruslan, Briptu Winarto, dan Briptu I Wayan Putu Ariawan. Sementara tiga korban luka berat terkena peluru yakni Briptu Eko Wijaya Sumarno, Briptu Siswandi, serta Briptu Lungguh Unggara. 
(www.presidenri.go.id

Kata PM Najib, Pandangan Zainuddin Itu Sikap Pribadi

Presiden SBY (Foto presidensby/info)

Jakarta: Pernyataan mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainuddin Maidin mengenai BJ Habibie tidak mewakili suara pemerintah Malaysia maupun partai UMNO. Itu suara pribadi demi mendulang popularitas menjelang pemilu setempat.

"Memang disampaikan oleh Perdana Menteri Malaysia bahwa apa yang disampaikan benar-benar tidak mewakili suara pemerintah ataupun partai. Itu adalah pandangan pribadi," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Presiden menyampaikan hal ini dalam keterangan pers di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (21/12) pagi, sepulang dari kunjungan kerja ke Malaysia dan India. Di Malaysia, Presiden SBY menghadiri Pertemuan Konsultasi Tahunan Indonesia-Malaysia.

Saat bertemu PM Malaysia Dato' Seri Mohd Najib Tun Abdul Razak, Presiden SBY menyampaikan sikap pemerintah terkait pernyataan Zainuddin yang mendiskreditkan Presiden ketiga RI BJ Habibie tersebut. Selain kepada Habibie, Zainuddin juga mengkritik tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim. Presiden berharap agar kejadian tersebut tidak terulang.

Kepada PM Najib, Presiden SBY menyayangkan pernyataan Zainuddin tersebut. PM Najib kemudian menjelaskan bahwa Zainuddin menyampaikan hal tersebut karena masa pemilihan umum yang kian dekat. "Saya sangat menyayangkan dan berharap agar hal-hal seperti ini tetap dijaga, terlebih jika mendiskreditkan mantan atau kepala negara lain," SBY menjelaskan.

Sehari sebelum bertolak ke Malaysia, SBY bertemu Habibie saat menonton film Habibie & Ainun. Diskusi keduanya menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa Habibie tidak perlu memberikan reaksi apapun, karena apa yang disampaikan Zainuddin sama sekali tidak benar. "Itu adalah sikap pemerintah dan sikap Indonesia," Presiden SBY menegaskan. 
(www.presidenri.go.id)

Friday, 21 December 2012

HARI KEMERDEKAAN MAKAU DIPERINGATI DENGAN MERIAH

Makau di malam hari (Foto Okta Ratnawati/THNews)
MAKAU, China – Mungkin masih banyak warga Indonesia yang tidak kenal dengan Makau, kawasan pariwisata yang mendapat julukan Venesia-nya Asia, dan daerah perjudian yang terbesar kedua di dunia, baru memperingati “Hari Kemerdekaan” yang ke 13 pada 20 Desember 2012 lalu.

Pejabat Tinggi Daerah Otonomi Khusus Makau menyaksikan meriahnya pawai Karnaval yang berawal dari lokasi gereja tua Ruins of St. Paul  (Foto Okta Ratnawati/THNews) 
Berkaitan perayaan hari bersejarah yang setiap tahun diperingati dan dirayakan oleh warga Makau dengan berbagai kegiatan atraksi kebudayaan dllnya yang berlangsung cukup meriah dengan disaksikan oleh ribuan turis manca negara,  wartawati  Telukharunews, Okta Ratnawati melaporkan dari Makau, Jum’at (21/12/2012).

Karnaval dimulai dari Ruins of St. Paul church (Foto Okta Ratnawati/THNews)
Pada awalnya, Pedagang Portugis pertama sekali menetap di Macau di abad 16 dan selanjutnya mereka mengelola daerah ini sehingga akhirnya ditetapkan sebagai koloni Portugis sampai muncul Deklarasi Bersama Sino-Portugis yang menyatakan Makau diserahterimakan kepada Pemerintah Republik Rakyat China pada tanggal 20 Desember 1999.
Cewek Portugis berbusana trandional (Foto Okta Ratnawati/THNews)
Macau yang memiliki areal seluar 29,5 km2 dengan jumlah penduduk sekitar 544.600 jiwa dengan kepadatan sekitar 18.568/km2 (data sensus 2010) adalah merupakan salahsatu dari dua daerah otonomi administrasi khusus Republik Rakyat China (Makau-Hongkong) yang terletak di sisi barat Delta Sungai Pearl, berbatasan dengan provinsi Guangdong ke utara dan menghadap Laut Cina Selatan di sebelah timur dan selatan.

Atraksi budaya Portugis ikut ambil bagian meramaikan karnaval (Foto Okta Ratnawati/THNews)
Di bawah kebijakan "satu negara, dua sistem," Pemerintah Republik Rakyat China bertanggung jawab atas wilayah itu khususnya yang menyangkut pertahanan dan urusan luar negeri. Sementara Pemerintah Daerah Administrasi Otonomi Khusus Makau memelihara sendiri sistem hukum, kepolisian, sistem moneter, kebijakan kepabeanan, dan kebijakan imigrasi.

Gadis-gadis manis China berbusana tradisional China (Foto Okta Ratnawati/THNews)
Sejak Makau lepas dari genggaman Portugis, daerah otonomi khusus itu terus berkembang dan makmur sejalan dengan tingkat pertumbuhan pariwisata dari Cina daratan dan pembangunan baru puluhan kasino. Pergerakan roda perekonomian di Makau selain sangat tergantung pada perjudian dan pariwisata juga termasuk manufaktur.

Gadis-gadis China berbusana tradisional China (Foto Okta Ratnawati/THNews)
Makau terletak 60 kilometer (37 mil) barat daya Hong Kong dan 145 kilometer (90 mil) dari Guangzhou . Ia juga memiliki 41 kilometer (25 mil) dari garis pantai, namun hanya 0,31 kilometer (0,19 mil) dari perbatasan tanah dengan Guangdong. Ini terdiri dari Semenanjung Macau itu sendiri dan pulau-pulau Taipa dan Coloane , yang sekarang dihubungkan dengan TPA membentuk Cotai Strip . Semenanjung ini dibentuk oleh Zhujiang (Pearl River) muara di sebelah timur dan Xijiang (Sungai Barat) di sebelah barat. Hal ini berbatasan dengan Zona Ekonomi Khusus Zhuhaidi di daratan China. Perbatasan utama persilangan antara Macau dan Cina dikenal sebagai Portas lakukan Cerco (Barrier Gate) di sisi Macau, dan Pelabuhan Gongbei Masuk di Zhuhai sisi.

Tarian tradisional China (Foto Okta Ratnawati/THNews)
Setelah Venetian Resort dan City of Dreams, Makau juga memiliki satu lagi hotel dan resort yang didesain sedemikian rupa dengan hiburan yang memesona.
Galaxy Macau menempati lahan seluas 550.000 meter persegi dan baru dibuka pada 15 Mei 2011 lalu. Di dalam Galaxy Macau terdapat 3 hotel yakni Banyan Tree Macau dengan 250 kamar, 500 kamar di Hotel Okura Macau serta Galaxy Hotel dengan 1.500 kamar. Selain kamar dengan fasilitas bintang lima, tempat ini juga dilengkapi dengan kasino yang mewah. Nah, bukan jumlah kamarnya yang membuat Galaxy Macau Resort menarik, namun aneka hiburan yang memanjakan pengunjung.
Ruins of St. Paul church dibangun pada tahun 1602 dan terbakar hingga jadi hingga rusak di tahun1835 yang tersisa hanya seperti terlihat di foto ini (Foto Okta Ratnawati/THNews)
Bersamaan dengan itu, wisatawan juga bisa mengunjungi beberapa objek wisata unggulan di Makau seperti ruins of St. Paul church, Macau tower atau mencicipi kuliner khas Makau di Rua da Cunha. Hotel-hotel di Makau yang bisa Anda singgahi selama menjadi turis adalah Emperor Hotel, Metropole Hotel, Regency Hotel Macau, Grand Lapa Macau, Presidente Hotel dan Royal Hotel.
Patung Guan Yin, perpaduan antara gambar tradisional dari Bodhisattva Guan Yin dan Santa Maria (Foto Okta Ratnawati/THNews). 
Selain bangunan bersejarah peradaban Buddha seperti Kuil Kun Iam (1368-1644) dikenal sebagai Pou Chai Sim Yun atau dalam bahasa Indonesia juga berarti “Kuil Dewi Welas Asih,”  dan Lin Fung adalah tempat yang sangat menarik. Kuil Kun Iam disebut sebagai kuil paling megah dan mengesankan dibandingkan dengan dua kuil lainnya yakni A-Ma Temple dan Lin Fung Temple, di Makau juga menyimpan peninggalan peradaban Kristen seperti Chapel of St. Francis Xavier, Chapel of Our lady of Penha dan Gereja St. Dominic’s

Presiden SBY : Hanya Ada Dua Pilihan, Jadi Pemenang atau Pecundang

Presiden SBY dan perwakilan PPI Sedunia sebelum acara sarapan bersama, di Kedubes RI di India, Kamis (20/12) pagi. (foto: abror/presidensby.info)

New Delhi, India: Menghadapi era globalisasi saat ini hanya ada dua pilihan bagi bangsa-bangsa di dunia: menjadi pemenang atau pecundang. Indonesia harus menang dengan tampil cerdas untuk melihat peluang yang ditawarkan globalisasi.

Presiden Susilo Bambang Yuhyono mengatakan hal ini saat sarapan bersama 53 perwakilan peserta Simposium Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPI) Sedunia 2012, di Wisma Indonesia, kompleks Kedutaan Besar RI di New Delhi, India, Kamis (20/12) pukul 09.30 waktu setempat atau 11.00 WIB. Simposium PPI Sedunia 2012 sendiri berlangsung sejak 18 hingga 22 Desember dan juga dihadiri empat Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) dari universitas di tanah air serta satu organisasi eksternal mahasiwa.

"Bagi bangsa-bangsa sedunia dalam menjalani kehidupan era globalisasi hanya ada dua pilihan, yakni menjadi pemenang atau pecundang," kata Presiden SBY dalam sambutannya.

Menjadi pemenang, ujar Presiden SBY, artinya kita sadar ada pengaruh buruk dari globalisasi, mencegahnya agar tidak merusak tantanan negeri sendiri seraya melihat peluang yang bisa didapatkan dan ciptakan. "Termasuk kecerdasan kita untuk mengalirkan sumber-sumber kemakmuran dari dunia, dari negara-negara sahabat," SBY menambahkan.

Melihat globalisasi serba ancaman merupakan sikap pecundang, bukan sesuatu yang cerdas. Harus cerdas dan arif nelihat peluang untuk Indonesia seraya menjaga warisan bangsa. "Inilah yang saya anggap nilai strategis dari apa yang dibicarakan oleh para mahasiswa atau pemuda untuk memikirkan negeri kita, termasuk untuk memastikan bahwa masa depan negeri kita makin baik dibandingkan masa sekarang ini," Presiden SBY menjelaskan.

Presiden berharap mahasiswa yang menimba ilmu di negara sahabat dapat melihat perkembangan dunia lebih luas lagi sambil memastikan posisi Indonesia di mata dunia. Mereka dapat melihat mana yang sudah baik dan mana yang perlu ditingkatkan.

"Itu akan baik bagi karir para pemuda semua di masa depan. Apa pun peran dan tugas para mahasiswa dan pemuda yang sekarang sedang melakukan studi, nantinya akan lebih siap dibandingkan mereka yang kurang paham yang terjadi didunia ini," ujar Presiden SBY.

Simposium PPI Sedunia 2012 dimaksudkan untuk terus meningkatkan jaringan komunikasi antara intelektual muda Indonesia yang berada di seluruh dunia. Dalam laporannya, Ketua Panitia Didi Rahmadi mengatakan simposium dihadiri 23 PPI, plus 4 BEM dari perguruan tinggi di Indonesia, dan satu organisiasi ekstra universitas. Simposium bertemakan 'Peran Aktif Pelajar dalam Mewujudkan Kemandirian Bangsa'.

"Salah satu tujuan diadakannya Simposium PPI Sedunia ini adalah memberikan kontribusi kepada bangsa melalui peran pelajar Indonesia untuk mewujudkan kemandirian bangsa dan membangun jaringan komunikasi para pelajar untuk meneguhkan komitmen kepada bangsa," jelas Didi Rachmadi.

Suasana sarapan berlangsung hangat, Presiden SBY dan para intelektual muda juga sempat berdialog mengenai isu dalam negeri dan global yang menjadi perhatian bersama. SBY sarapan satu meja bersama Koordinator Presdium PPI Dunia Zulham Efendi, Ketua Panitia Simposium Didi Rahmadi, dan Ketua Umum PPI Republik Rakyat Tiongkok Metta Widyani. Hadir pula Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menlu Marty Natalegawa, Mendikbud Mohammad Nuh, dan Menperin MS Hidayat, serta tuan rumah Dubes RI untuk India Rizal Wilmar Indrakesuma.
(www.presidenri.go.id)