Tuesday, 22 June 2021

Masyarakat Pangkalansusu Antusias Divaksin Covid-19

Menunggu giliran divaksin Foto : fipa

Pangkalansusu, Telukharunews – Masyarakat Kecamatan Pangkalansusu terlihat cukup antusias memenuhi undangan pemerintah setempat untuk ikut vaksinasi Covid-19 yang digelar di Ajungan Katapa di halaman kantor camat pada Selasa, 22 Juni 2021. 

Menurut Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pangkalansusu Restra Yudha, S IP, pelaksanaan vasinasi Covid-19 yang berlangsung sejak 22 hingga 24 Juni 2021 adalah bertujuan untuk melindungi warga Pangkalansusu agar tidak terjangkit oleh virus corona (Covid-19 dan varian baru lainnya). “Vaksin Covid-19 sendiri (Sinovac, red) sudah diteliti dan masih efektif melawan varian virus COVID-19 terutama Alfa dan Delta. Oleh sebab itu kita harus mendukung percepatan vaksinasi yang dilakukan pemerintah,” imbuh Restra.

Peserta Gebyar Vaksinasi Massal. Foto fipa

Sekcam menyebut, menurut Prof. Kusnandi, vaksin Covid-19 dinilai sudah efektif dalam memberikan tingkat perlindungan yang diperlukan. Kalaupun terinfeksi, jika sudah mendapat vaksinasi, akan mengurangi gejala kesakitan dan risiko kematian bagi pasien COVID-19. 

Oleh sebab itu Restra mengimbau masyarakat agar jangan takut divaksinasi tapi harus takut dengan virusnya. Pada hari pertama ini (22/6), masih menurut Restra, pelaksanaan vaksinasi dilakukan untuk warga Pra Lansia, Lansia, Pensiunan & Guru yang berdomisili di Kelurahan Beras Basah, Desa Alur Cempedak, Sei Siur dan Sei Meran. Jumlah peserta sampai pukul 14:30 WIB tercatat sebanyak 255 orang. 

Sementara menurut seorang tokoh masyarakat Pangkalansusu Khairil Anwar, penyintas COVID-19 saat ditemukan Telukharunews di sela-sela acara Gebyar Vaksinasi Massal di Anjungan Katapa Pangkalansusu menyebutkan apabila kita terinfeksi virus Covid-19 rasa sakitnya benar-benar sangat hebat. Seluruh tubuh terasa seperti ditusuk-tusuk dan di-iris-iris. Untung kondisi fisik saya kuat sehingga bisa lolos dari cengkeraman Covid-19. 

Oleh sebab itu mantan Ketua KNPI Kecamatan Pangkalansusu itu mengimbau masyarakat untuk segera divaksinasi karena sangat hebat dampak yang ditimbulkan Covid-19. Selain itu kita juga harus disiplin menegakkan protokol 5M agar terhindar dari serangan Covid-19 ataupun varian baru lainnya.***

Thursday, 10 June 2021

Wakapolsek Pangkalansusu Meninggal Dunia

Almarhum Azeman saat mau dievakuasi dari ruang kerjanya. Foto Ist.

Pangkalansusu, Telukharunews - Wakil Kepala Kepolisian Sektor Pangkalansusu Resort Langkat, Iptu Azeman (52) meninggal dunia di ruang kerjanya pada Senin, 07 Juni 2021. 

Pada Senin siang Azeman diketahui berada di ruang kerjanya oleh petugas piket jaga untuk permisi makan siang, tapi yang bersangkutan terlihat tertidur nyenyak. Petugas piket itu tidak berani mengganggunya. 

Ketika petugas Polsek yang masuk pada sore hari juga masih melihat waka dalam posisi tertidur nyenyak. Ketika dibangunkan, ternyata Azeman sudah meninggal dunia dan tubuhnya sudah kaku. 

Anggota polsek itu lalu menghubungi petugas Puskesmas Beras Basah untuk mengecek kondisi Iptu Azeman. Ternyata begitu dilihat, Azeman sudah tidak bernafas lagi. 

Selanjutnya almarhum dibawa ke rumah sakit Pertamina Pangkalan Brandan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Akhirnya Iptu Azeman dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung. 

Kapolsek Pangkalan Susu, AKP Ilham kepada pers membenarkan, bahwa Waka Polsek Iptu Azeman meninggal akibat penyakit jantung yang dideritanya sejak lama. “Sesuai dengan riwayat penyakitnya yang sebelumnya berobat jalan dan komsumsi obat. Tiba-tiba penyakit jantungnya kumat,” jelasnya. Almarhum meninggalkan seorang Istri dan dua orang anak. ***

Wednesday, 14 April 2021

Siklon Tropis SURIGAE dekat Palau. Foto Google Earth/THNews
 

Telukharunews - Berdasarkan hasil pengamatan Telukharunews pada Rabu, 14 April 2021 pukul 08:48 WIB dapat diketahui posisi Siklon Tropis Surigae berada di dekat koordinat 8° 9'49.20" Lintang Utara dan 137°10'3.32" Bujur Timur, masuk ke wilayah Malekeok, Palau di atas Samudera Pasifik Barat bergerak ke arah Baratlaut menjauhi wilayah Indonesia.

Sementara menurut data yang dikutip dari laman resmi BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) yang dikeluarkan oleh Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta dalam Buletin Informasi Siklon Tropis pada Selasa, 13 April 2021 pukul 21:23 WIB menginformasikan bibit Siklon Tropis 94W memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia berupa :

- Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di wilayah Kalimantan Utara, kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua. 

-Tinggi Gelombang 1.25-2.5 meter berpeluang terjadi di  Laut Sulawesi bagian tengah - timur, Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Perairan Kep. Sitaro, Perairan Bitung - Likupang, Perairan utara Kep. Halmahera, Laut Halmahera, Samudra Pasifik utara Halmahera, Perairan utara Raja Ampat, Perairan Selatan Biak, Teluk Cendrawasih, Perairan Jayapura - Sarmi.

-Tinggi Gelombang 2.5-4.0 meter berpeluang terjadi di Perairan Manokwari, Perairan Utara Biak, Samudra Pasifik Utara Papua Barat.

-Tinggi Gelombang 4.0-6.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Pasifik utara Papua.  (fi)

 

 

Saturday, 10 April 2021

Gempabumi 6.0 Magnitudo Getarkan Sebagian Jawa Timur

Foto: USGS

Telukharunews - Menurut USGS National Earthquake Information Center, PDE dalam situs resminya mengabarkan pada Sabtu, 10 April 2021 pukul 14:00:17 (UTC+07:00) telah terjadi gempabumi berkekuatan 6,0 magnitudo yang berlokasi di koordinat 8.562° Lintang Selatan dan 112.519° Bujur Timur 44 km sebelah Selatan-Barat Daya kota Gongdanglegi Kulon. Pusat gempa berada di dasar laut pada kedalaman 82,3 km.

USGS juga melaporkan getaran gempa masing-masing dirasakan (V MMI) di kota Gombangan, Kraja Srigonco, Krajan Rejosari, Banturkrajan, Sumberkertokrajan dan di kota Sumbergesing Wetan. Sedangkan IV MMI masing-masing dirasakan di kota Malang, Jember, Surabaya dan Situbondo.

Sementara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika pada Sabtu, 10 April 2021 pukul 14:00:15 WIB melaporkan telah gempabumi berkekuatan 6,7 magnitudo berlokasi di koordinat 8.95 Lintang Selatan dan 112.48 Bujur Timur. Pusat gempa berada di dasar laut pada kedalaman 25 km berjarak 90 km sebelah Barat Daya Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Getaran gempa dirasakan V MMI di Kota Turen dan Kumajang. IV MMI masing-masing dirasakan di kota Karangkates, Malang dan Blitar. III-IV MMI dirasakan di Kediri, Trenggalek dan Jombang. Sedang di Nganjuk, Nganjuk, Ponorogo, Madiun, Yogyakarta, Ngawi, Lombok Barat, Mataram, Kuta, Jimbaran dan Denpasar  masing-masing dirasakan III MMI. (fi)