Tuesday, 11 July 2017

Gempabumi 5,2 SR Dekat Hoeta Meriah Tobasa


Foto: Google Earth/THnews

MEDAN, Berdasarkan data di Google Earth yang dikutip Telukharunews terbaca lokasi gempa berjarak sekitar 4,16 km (78,57 derajat) sebelah utara-TimurLaut dari Hoeta Meriah atau menurut BMKG, gempabumi yang terjadi pada Selasa, 11 Juli 2017 pukul 08:24:32 WIB dengan kekuatan 5,2 Skala Richter berlokasi di koordinat 2.68° Lintang Utara - 98.88° Bujur Timur di kedalaman 153 Km berjarak 11 km TimurLaut, Samosir, Sumatera Utara.

Sementara menurut data yang dikutip dari situs web resmi USGS National Earthquake Information Center, PDE (Badan Survei Geologi Amerika Serikat-Pusat Informasi Gempabumi Nasional) dikabarkan pada Selasa, 11 Juli 2017 pukul 01:24:31 UTC atau pukul 08:24:31 WIB telah terjadi gempabumi berkekuatan 5,3 Skala Richter berlokasi di koordinat 2.757° Lintang Utara - 99.004° Bujur Timur pada kedalaman 141,9 km berjarak 12 km TimurLaut dari Kota Parapat atau 23,5 km sebelah selatan-BaratDaya dari Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Editor: Freddy Ilhamsyah PA

Gempabumi 6,6 SR Dekat Kepulauan Auckland Selandia Baru


Foto: Google Earth/THnews

JAKARTA, Menurut data yang dikutip dari situs web resmi USGS National Earthquake Information Center, PDE (Badan Survei Geologi Amerika Serikat-Pusat Informasi Gempabumi Nasional) dikabarkan pada Selasa, 11 Juli 2017 pukul 07:00:01 UTC atau pukul 14:00:01 WIB telah terjadi gempabumi berkekuatan 6,6 Skala Richter di BaratLaut Kepulauan Auckland, Selandia Baru.

Lokasi gempa berada di koordinat 49.546° Lintang Selatan - 164.031° Bujur Timur pada kedalaman 10 km di bawah dasar laut berjarak 198 km BaratLaut dari Pulau Auckland atau 475,6 km BaratDaya Kota Invercargill, dan 530.7 km BaratDaya dari Kota Gore, Selandia Baru.

Editor: Freddy Ilhamsyah PA

Wednesday, 5 July 2017

ICP Juni 2017 Turun Jadi US$ 43,66 per barel


Lokasi pemboran sumur migas di WKP Pertamina EP Lirik. Foto THnews

JAKARTA, Tim Harga Minyak Indonesia menyatakan, rata-rata ICP minyak mentah Indonesia pada bulan Juni tahun 2017 berdasarkan perhitungan Formula ICP mencapai US$ 43,66 per barel, turun sebesar US$ 3,43 per barel dari US$ 47,09 per barel pada bulan Mei 2017.

Sementara ICP SLC mencapai US$ 44,71 per barel, turun sebesar US$ 3,37 per barel dari US$ 48,08 per barel pada Mei 2017.

Perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar Internasional pada bulan Juni 2017 dibandingkan bulan Mei 2017 mengalami penurunan menjadi sebagai berikut:

  • Brent (ICE) turun sebesar US$ 3,84 per barel dari US$ 51,39 per barel menjadi US$ 47,55 per barel.
  •  WTI (Nymex) turun sebesar US$ 3,34 per barel dari US$ 48,54 per barel menjadi US$ 45,20 per barel.
  • Basket OPEC turun sebesar US$ 4,01 per barel dari US$ 49,20 per barel menjadi US$ 45,19 per barel.

Penurunan harga minyak mentah utama di pasar internasional mengalami penurunan diakibatkan oleh beberapa faktor yakni:
  1.  Berdasarkan publikasi IEA (International Energy Agency) dan OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) di bulan Juni 2017, produksi minyak mentah OPEC pada bulan Mei 2017 mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan April 2017 sebesar 0,29 juta barel per hari dan 0,336 juta barel per hari.
  2. Berdasarkan publikasi IEA di bulan Juni 2017, produksi minyak mentah Non-OPEC pada bulan Mei 2017 mengalami kenaikan dibandingkan dengan bulan April 2017 sebesar 0,30 juta barel per hari, dari 57,53 juta barel per hari pada April 2017 menjadi sebesar 57,83 juta barel per hari pada Mei 2017.
  3. Berdasarkan laporan EIA (Energy Information Administration) – USA, tingkat stok gasoline dan distillate fuel oil AS selama bulan Juni 2017 mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan Mei 2017: 
a.       Stok gasoline di bulan Juni 2017 naik 4 juta barel menjadi sebesar 241 juta barel.
b.      Stok distillate fuel oil di bulan Juli 2016 naik 5,3 juta barel menjadi sebesar 152,3 juta barel.
  • Berdasarkan data Baker Hughes Incorporated, terdapat peningkatan jumlah rig count di Amerika Serikat pada bulan Juni 2017 sebanyak 33 rig dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 941 rig
  • Sedangkan untuk kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak mentah juga dipengaruhi antara lain oleh:
  1. Adanya Turn Around Kilang di Jepang dan kecenderungan menurunnya pertumbuhan permintaan minyak mentah Jepang.
  2. Berdasarkan publikasi IEA, terdapat penurunan permintaan produk minyak mentah di Korea Selatan dan China. (Ditjen Migas)

Monday, 3 July 2017

Badai Tropis Keras Nanmadol Di Atas Laut Tiongkok Timur


Foto: Google Earth/THnews

JAKARTA, Telukaharunews – Berdasarkan hasil pengamatan dari layar komputer melalui fasilitas Google Earth pada Senin, 03 Juli 2017 pukul 16:37 WIB dapat diketahui posisi Badai Tropis Keras (Severe Tropical Storm) Nanmadol berada di dekat koordinat 27°40'50.58"Lintang Utara - 124°59'13.69"Bujur Timur berjarak sekitar 509,92 km (140,69 derajat) sebelah selatan-Tenggara Kota Shanghai, Tiongkok atau sekitar 688,84 km (232,66 derajat) sebelah BaratDaya dari kota Kagoshima, Prefektur Kagoshima, Jepang dan sekitar 1.106,36 km (190.03 derajat) sebelah selatan-BaratDaya dari Kota Seoul Korea Selatan.

Menurut data yang dikutip dari laman resmi Badan Meteorologi Jepang-Informasi Siklon Tropis yang dipublikasi pada Senin, 03 Juli 2017 pukul 06:45 UTC atau pukul 13:45 WIB disebutkan posisi pusat Badai Tropis Nanmadol berada di koordinat 27°40'(27.7°) Lintang Utara - 125°00'(125.0°) Bujur Timur. Nanmadol dikabarkan bergerak maju ke arah utara-TimurLaut dengan kecepatan 30 km per jam (16 knots) dengan tekanan di pusat pusaran 985 hPa dan maksimum kecepatan angin dekat pusat 30 meter per detik (55 knots) dan maksimum kecepatan hembusan angin 40 meter per detik (90 knot). Area angin ≥ 50 knots ALL 40 km (20 mil laut). ≥ 30 knots area angin Timur  190 km (100 mil laut) Barat 150 km (80 mil laut).

Menurut prakiraan JMA-untuk Senin, 03 Juli 2017 pukul 18 UTC atau Selasa, 04 Juli 207 dini hari pukul 01:00 WIB posisi pusat lingkaran probabilitas Badai Tropis Keras Nanmadol berada di koordinat 31°20' (31.3°) Lintang Utara dan 127°10' (127.2°) Bujur Timur. Nanmadol diinfokan bergerak maju ke arah utara-TimurLaut dengan kecepatan 35 km per jam (20 knots) dengan tekanan di pusat pusaran 985 hPa.

Sedangkan kecepatan angin dekat pusat pusaran 30 meter per detik (55 knots) dan maksimum hembusan angin mencapai kecepatan 40 meter per detik (80 knots). Sementara radius lingkaran probabilitas 70 km (40 mil laut). Area peringatan badai ALL 110 km (60 mil laut)
Peta Prakiraan perjalanan Badai Tropis Keras Nanmadol
Sementara berdasarkan analisa peta prakiraan perjalanan Badai Topis Keras Nanmadol yang dipublikasikan oleh JMA-TCI pada Senin, 03 Juli 2016 pukul 06:00 UTC (13:00 WIB) diprediksikan pada Selasa, 04 Juli 2017 pukul 06:00 UTC (13:00 WIB) setelah melintasi Pulau Kyushu akan menyapu wilayah Honshu, Jepang. Namun demikian dalam catatan di bawah peta disebutkan badai tidak selalu bergerak di sepanjang garis penghubung pusat probabilitas lingkaran seperti yang terlihat di dalam peta terlampir.

Editor: Freddy Ilhamsyah PA