Saturday, 12 November 2011

LUAPAN HATI SEORANG IBU

Oleh : Seruni Nita

Ibu, ketika matamu terpejam dalam kelelahan yang terbayang di matamu adalah wajah anak-anakmu. Apakah yang telah terjadi dengan anak-anakku hari ini ? “Semoga mereka selalu dalam keadaan baik-baik saja,” itu ucapan yang keluar dari bibirnya.

Ibu begitu mulia hatimu, tetapi kemana anak-anakmu ketika ibu sedang dalam kesedihan mencari satu rupiah demi buah hatinya. Dan ketika ibu jauh dari anak-anaknya, apakah ada yang menanyakan kabar ibunya ? Apakah ada terlintas di dalam benak anak-anaknya, bagaimana kondisi ibuku saat ini, baik-baikkah dia ?

Curahan hati ibu telah membuka matahatiku bahwa tidak ada seorang ibu di dunia ini yang tega kepada anaknya, tetapi mengapa seorang anak tega terhadap ibunya yang sejak kecil telah mengasuhnya sampai dewasa. Tanpa kasih sayang seorang ayah, kau kugedong dan kumanja tetapi ketika kau sudah pandai berjalan dan melangkah serta dewasa, ibu kau lupakan.

IBU hanya minta diberi perhatian sedikit saja di hari yang mulai merangkak senja ini. Seharusnya ibu sudah tidak membanting tulang lagi, tetapi demi kau anak-anakku, biarlah aku jalani hidup yang pahiy ini walau badanku terasa sakit. Kaki mulai goyah. Tenaga sudah mulai melemah. Semangat dan senyummu, anakku, yang membuat ibu dapat bertahan di rantau orang.

Inilah curahan hati ibu kepadaku hari ini untuk kita renungkan betapa mulianya hati seorang ibu terhadap anaknya. Tetapi kemana hati nurani seorang anak ketika ibunya dalam kesusahan mencari nafkah untuk masa depan anak-anaknya.

Rupanya tidak banyak yang harus kita lakukan untuk seorang ibu agar dia tersenyum selalu, cukup beri ibu perhatian, itu saja yang ibu minta. Misalnya dengan ucapan, Ibu, apa kabarnya hari ini atau Ibu sudah makan atau belum.

Kabar dan kata-kata ini kalau kita ucapkan setiap hari dalam kelembutan di kala kita jauh darinya, alangkah senang dan bahagianya hati seorang ibu seperti mendapatkan intan dan berlian.

Semoga catatan ini bermanfaat bagi kita yang jauh dari seorang ibu. Sayangi dan berilah perhatian yang lebih kepada ibu kita selagi dia masih ada. Jangan membuat hatinya merasa sedih karena anak-anaknya tidak ada perhatian kepada ibunya. Apalagi sampai membuat dia menangis karena dia merasa sudah dilupakan oleh anak-anaknya. Ingat pepatah orang bijak, Surga ada di telapak kaki ibu.

Kupersempahkan tulisan ini untuk generasi muda Indonesia supaya dapat lebih mencintai kedua orangtuamu.

Pangkalan Kerinci, Indragiri Hulu, 24 Mei 2011

NB.: Bagi anda yang ingin membaca karya tulis Seruni Nita yang lainnya dapat membacanya di Putri Mawar's Blog. Selamat mengikuti

Saturday, 5 November 2011



Freddy Ilhamsyah PA & Keluarga mengucapkan : Selamat Hari Raya Idul Adha 1432 H. Mohon maaf lahir dan bathin
Freddy Ilhamsyah PA & Keluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1432 H Mohon maaf lahir dan bathin

Friday, 4 November 2011

e-KTP Sudah Dimulai di Pangkalansusu

Pengambilan sidik jari

TelukHaruNews

Sejak 26 Oktober 2011 program elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) sudah dimulai di Kecamatan Pangkalansusu Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Pada tahap pertama pelaksanaan program ini dilakukan untuk warga di Kelurahan Beras Basah.

“Setelah Kelurahan Beras Basah, menyusul Kelurahan Bukit Jengkol, Desa Alur Cempedak, Desa Sei Siur, Desa Sei Meran, Desa Pintu Air, Desa Tanjung Pasir, Desa Paya Tampak, Desa Pulau Sembilan, Desa Pulau Kampai dan Desa Pangkalansiata,” kata Camat Pangkalansusu, Drs, Sukhyar Mulyamin, M.Si di ruang kerjanya kepada TelukHaruNews, Kamis (3/11’11).

Pengambilan iris mata seorang warga

Menurut Sukhyar, pada Oktober 2011 dari jumlah 48.427 warga Kecamatan Pangkalansusu tercatat ada 34.494 orang yang wajib mempunyai KTP. Sementara jumlah kartu keluarga (KK) sebanyak 12.547 KK.

Oleh sebab itu pelayanan e-KTP di Kantor Camat Pangkalansusu dilaksanakan sepanjang hari (Senin–Minggu) mulai pukul 08.00–21.00 WIB. Kita menarget satu alat bisa mengakomodasi 100 orang wajib KTP setiap hari dengan rata-rata waktu pelayanan empat menit per orang. Jadi kalau alat sudah lengkap (masih kurang 1 unit kamera), setiap hari bisa melayani 200 orang. Ungkap Camat Pangkalansusu.

Seperti diketahui, proses pembuatan e-KTP terdapat beberapa tahapan. Mulai dari undangan untuk wajib KTP,verifikasi data sampai proses perekaman. Untuk tahap perekaman, para wajib KTP diambil sidik jari, tanda tangan, pengambilan foto, serta pengambilan iris mata.

Sukhyar juga menjelaskan, e-KTP atau KTP Elektronik adalah dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan/pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada database kependudukan nasional.

Sebagian warga saat menganteri giliran

Penduduk hanya diperbolehkan memiliki 1 (satu) KTP yang tercantum Nomor Induk Kependudukan (NIK). NIK merupakan identitas tunggal setiap penduduk dan berlaku seumur hidup. Nomor NIK yang ada di e-KTP nantinya akan dijadikan dasar dalam penerbitan Paspor, Surat Izin Mengemudi (SIM), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Polis Asuransi, Sertifikat atas Hak Tanah dan penerbitan dokumen identitas lainnya (Pasal 13 UU No. 23 Tahun 2006 tentang Adminduk).

Menjawab pertanyaan TelukHaruNews, Sukhyar menyebutkan, struktur e-KTP terdiri dari sembilan layer yang akan meningkatkan pengamanan dari KTP konvensional. Chip ditanam di antara plastik putih dan transparan pada dua layer teratas (dilihat dari depan). Chip ini memiliki antena didalamnya yang akan mengeluarkan gelombang jika digesek. Gelombang inilah yang akan dikenali oleh alat pendeteksi e-KTP sehingga dapat diketahui apakah KTP tersebut berada di tangan orang yang benar atau tidak.