TelukHaruNews
PT Pertamina EP Field Pangkalansusu melalui Program CSR (Corporate Social Resposibility) telah menjaring 22 remaja putus sekolah setingkat SLTA dari 62 calon peserta dari sewilayah Teluk Haru untuk mengikuti kursus mekanik sepeda motor Honda di bengkel AHAAS Medan dan beberapa kota lainnya di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.
Pada awalnya tercatat sebanyak 25 peserta yang lulus seleksi administrasi, psycotest dan wawancara, tetapi pada hari H ternyata sebanyak 3 calon peserta tidak hadir sehingga mereka dinyatakan gugur untuk mengikuti Pelatihan Mekanik Sepeda Motor Honda. Ungkap Field Manager PT Pertamina EP Pangkalansusu, Sigit Gunanto dalam acara pengukuhan dan pengalungan Badge tanda peserta kursus di Guest House Bukit Khayangan Pangkalansusu, Jumat (14/10).
“ Para peserta yang lulus test untuk mengikuti Kursus Mekanik Sepeda Motor Honda adalah orang-orang yang beruntung. Padahal masih banyak yang berminat untuk mengikuti program ini, tetapi mereka belum mendapatkan kesempatan,” kata Sigit.
Oleh sebab itu dia mengimbau kepada para remaja yang telah dikukuhkan sebagai peserta kursus agar bersungguh-sungguh untuk menimbah ilmu yang diajarkan selama masa pelatihan.
Sigit Gunanto mengalungi badge kepada salah seorang peserta kursus
“Seusai mengikuti kursus mekanik sepeda motor dan memperoleh sertifikat AHAAS, diharapkan peserta dapat membuka lapangan pekerjaan baru di daerahnya masing-masing karena jumlah pemakai sepeda motor setiap tahunnya cenderung meningkat,” kata Ka. Layanan Operasi PT Pertamina EP Pangkalansusu, Daniel Munthe.
Sedangkan Sekretaris Kecamatan Pangkalansusu, Muhammad Suhaimi, S.STP atas nama pemerintah setempat menyampaikan apresiasi kepada pihak Pertamina EP yang cukup peduli terhadap para remaja putus sekolah untuk diberi kesempatan mengikuti pelatihan mekanik sepeda motor melalui Program CSR.
“Pada prinsipnya Pemerintah Kecamatan Pangkalansusu sangat mendukung program kepedulian terhadap warga masyarakat yang telah maupun yang sedang dalam wacana Pertamina EP Pangkalansusu,” kata Suhaimi.
Terima Penghargaan
Pada kesempatan itu, Field Manager PT Pertamina EP (PEP) Pangkalansusu, Sigit Gunanto juga menginformasikan bahwa pihaknya telah merima penghargaan untuk kategori K3 (Keselamatan, Kesehatan Kerja) dan Lingkungan Migas dari Menteri ESDM (Energi Sumber Daya Mineral), Darwin Zahedy Saleh pada saat peringatan Hari Jadi ke-66 Pertambangan dan Energi di Museum Gawitra Migas dan Museum Listrik Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Rabu (28/9).
“Penghargaan itu dapat diraih PT Pertamina EP Pangkalansusu adalah berkat kerjakeras dan dukungan semua pihak terkait, termasuk keluarga besar PEP Pangkalansusu yang saat ini sedang berupaya meraih Proper Hijau,” kata Sigit.
Friday, 14 October 2011
Tuesday, 11 October 2011
Pangkalansusu Juara I Kecamatan Terbaik Se-Kabupaten Langkat Tahun 2011
Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu menyerahkan Tunggul Sang Juara kepada Camat Pangkalansusu, Drs. Sukhyar Mulyamin, M.Si
TelukHaruNews
Setelah melalui perjalanan yang panjang, akhirnya Pangkalansusu berhasil berada di urutan pertama sebagai kecamatan terbaik se-Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara tahun 2011 yang ditandai dengan penyerahan Tunggul oleh Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu kepada Drs. Sukhyar Mulyamin, M.Si di Stabat, Senin (10/11’11)
Untuk posisi kedua ditempati oleh Kecamatan Bahorok, dan Kecamatan Sicanggang harus puas berada di urutan ketiga setelah berhasil menyisihkan 3 rival lainnya yang sempat masuk nominasi enam besar.
Keberhasilan Pangkalansusu mengungguli 22 kecamatan sekabupaten Langkat, adalah berkat partisipasi seluruh elemen masyarakat Kecamatan Pangkalansusu yang telah mendukung berbagai program dan kebijakan Pemerintah Kecamatan Pangkalansusu.
“Untuk itu saya menyampaikan terima kasih kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur Muspika Plus, dinas dan instansi terkait lainnya, BUMN, para kepala desa dan kelurahan, unsur kepemudaan, LSM dan insan Pers, sehingga Kecamatan Pangkalansusu berhasil menjadi kecamatan terbaik sekabupaten Langkat,” kata Drs. Sukhyar Mulyamin, M.Si kepada TelukHaruNews di ruang kerja, Selasa (11/10).
Selain memperoleh peringkat juara satu, Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu juga memberi hadiah khusus kepada Camat Pangkalansusu dan Tokoh Masyarakat (Otto Djunaedi) untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 2012. Ungkap Sukhyar.
TelukHaruNews
Setelah melalui perjalanan yang panjang, akhirnya Pangkalansusu berhasil berada di urutan pertama sebagai kecamatan terbaik se-Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara tahun 2011 yang ditandai dengan penyerahan Tunggul oleh Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu kepada Drs. Sukhyar Mulyamin, M.Si di Stabat, Senin (10/11’11)
Untuk posisi kedua ditempati oleh Kecamatan Bahorok, dan Kecamatan Sicanggang harus puas berada di urutan ketiga setelah berhasil menyisihkan 3 rival lainnya yang sempat masuk nominasi enam besar.
Keberhasilan Pangkalansusu mengungguli 22 kecamatan sekabupaten Langkat, adalah berkat partisipasi seluruh elemen masyarakat Kecamatan Pangkalansusu yang telah mendukung berbagai program dan kebijakan Pemerintah Kecamatan Pangkalansusu.
“Untuk itu saya menyampaikan terima kasih kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur Muspika Plus, dinas dan instansi terkait lainnya, BUMN, para kepala desa dan kelurahan, unsur kepemudaan, LSM dan insan Pers, sehingga Kecamatan Pangkalansusu berhasil menjadi kecamatan terbaik sekabupaten Langkat,” kata Drs. Sukhyar Mulyamin, M.Si kepada TelukHaruNews di ruang kerja, Selasa (11/10).
Selain memperoleh peringkat juara satu, Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu juga memberi hadiah khusus kepada Camat Pangkalansusu dan Tokoh Masyarakat (Otto Djunaedi) untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 2012. Ungkap Sukhyar.
Saturday, 8 October 2011
PT Pertamina EP Pangkalansusu Gelar Pelatihan Mekanik Sepeda Motor
Victorio Chatra saat memberi pengarahan kepada para peserta pelatihan
TelukHaruNews
Sebanyak 25 calon peserta lulus seleksi untuk mengikuti pelatihan mekanik sepeda motor yang diselenggarakan oleh PT Pertamina EP Field Pangkalansusu bekerjasama dengan CV.Indako Motor Trading Co. Medan di gedung Guest House Bukit Khayangan Pangkalansusu sejak 6 sampai 7 Oktober 2011
Menurut staf CSR PT Pertamina EP Pangkalansusu, Victorio Chatra kepada TelukHarunews di sela acara seleksi, peserta yang mendaftar untuk mengikuti pelatihan tersebut berjumlah 62 orang berasal dari sewilayah Teluk Haru, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Dari jumlah itu tercatat 37 orang dinyatakan gugur ( seleksi administrasi gugur 26, dan wawancara gugur 11 peserta) yang dilakukan oleh Tim Seleksi dari CV. Indako Motor Trading Co. Medan yang dipimpin oleh Armayadie.
Tujuan Pertamina EP Pangkalansusu melakukan pelatihan mekanik Sepeda Motor adalah untuk menjaring alumni SMA/SMK sederajat yang tidak mampu untuk meneruskan kuliah di perguruan tinggi agar mereka dapat menjadi mekanik yang handal setelah lulus mengikuti pelatihan di work shop Honda AHASS Medan dan training di bengkel-bengkel Honda AHASS selama 3 bulan. Ungkap Victo.
“Dengan memiliki ketrampilan berbekal sertifikat dari Honda AHASS diharapkan mereka dapat bekerja di bengkel resmi Honda AHASS yang tersebar di Sumatera Utara dan daerah lainnya atau membuka bengkel sendiri,” kata Victo.
Semua biaya yang timbul selama pelatihan ditanggung oleh Pertamina termasuk uang saku, uang makan, pakai seragam (wearpack) dan akomodasi. Ini merupakan Program CSR(Corporate Social Resposibility) PT Pertamina EP Pangkalansusu. Tambah Victo.
TelukHaruNews
Sebanyak 25 calon peserta lulus seleksi untuk mengikuti pelatihan mekanik sepeda motor yang diselenggarakan oleh PT Pertamina EP Field Pangkalansusu bekerjasama dengan CV.Indako Motor Trading Co. Medan di gedung Guest House Bukit Khayangan Pangkalansusu sejak 6 sampai 7 Oktober 2011
Menurut staf CSR PT Pertamina EP Pangkalansusu, Victorio Chatra kepada TelukHarunews di sela acara seleksi, peserta yang mendaftar untuk mengikuti pelatihan tersebut berjumlah 62 orang berasal dari sewilayah Teluk Haru, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Dari jumlah itu tercatat 37 orang dinyatakan gugur ( seleksi administrasi gugur 26, dan wawancara gugur 11 peserta) yang dilakukan oleh Tim Seleksi dari CV. Indako Motor Trading Co. Medan yang dipimpin oleh Armayadie.
Tujuan Pertamina EP Pangkalansusu melakukan pelatihan mekanik Sepeda Motor adalah untuk menjaring alumni SMA/SMK sederajat yang tidak mampu untuk meneruskan kuliah di perguruan tinggi agar mereka dapat menjadi mekanik yang handal setelah lulus mengikuti pelatihan di work shop Honda AHASS Medan dan training di bengkel-bengkel Honda AHASS selama 3 bulan. Ungkap Victo.
“Dengan memiliki ketrampilan berbekal sertifikat dari Honda AHASS diharapkan mereka dapat bekerja di bengkel resmi Honda AHASS yang tersebar di Sumatera Utara dan daerah lainnya atau membuka bengkel sendiri,” kata Victo.
Semua biaya yang timbul selama pelatihan ditanggung oleh Pertamina termasuk uang saku, uang makan, pakai seragam (wearpack) dan akomodasi. Ini merupakan Program CSR(Corporate Social Resposibility) PT Pertamina EP Pangkalansusu. Tambah Victo.
Saturday, 1 October 2011
Pertamina Gasdom Region-I Sosialisasi HSE Di Pangkalansusu
Andrea saat menyampaikan paparan kepada perwakilan warga masyarakat
TelukHaruNews.com
PT Pertamina (Persero) Gas Domestik Region-I Depot LPG Pangkalansusu mengadakan sosialisasi mengenai HSE (Healthy, Safety & Enveronment) dan keberadaan Depot LPG di Pangkalansusu yang dihadiri oleh perwakilan puluhan warga masyarakat di Ring-I dan Muspika Plus Pangkalansusu di Gedung Serba Guna Pangkalansusu, Kamis (29/9’11).
Andrea dari HSE PT Pertamina (Persero) Gas Domestik Region-I Medan dalam paparannya antara lain menyebutkan bahwa pada dasarnya Pertamina tidak menginginkan adanya kejadian yang dapat membuat semua orang susah dan resah seperti musibah yang terjadi belum lama ini. Oleh sebab itu Pertamina sangat serius dalam menyikapi masalah HSE, dan dia menginformasikan bahwa semua fasilitas dan sarana yang terdapat di Depot LPG Pangkalansusu sudah memenuhi standar sesuai ketentuan yang berlaku.
“Semua fasilitas dan sarana serta kegiatan operasional di Depot LPG Pangkalansusu pada dasarnya sudah dilaksanakan sesuai ketentuan SOP (Standard Operation Prosedure), tapi apa yang mau dikata, musibah tetap terjadi,” kata Andrea.
Dalam sesi tanya-jawab, Otto Junaidi, Ketua Golkar Kecamatan Pangkalansusu yang pernah merasakan “nikmatnya” berada di dalam kapal selam selama 18 tahun menyebutkan, ia sangat menyadari dan sangat serius mengenai prosedur kerja dan keselamatan nyawa manusia.
“Kalau kita lengah sedikit saja, maka selesailah semua kehidupan penghuni kapal selam, karena tidak ada jalan untuk melarikan diri,” katanya.
Jadi mengenai keselamatan nyawa manusia, masih menurut mantan anggota Kamla Pangkalansusu, pada kesempatan ini kami minta jaminan dari pihak Gasdom Depot LPG Pangkalansusu agar musibah semacam ini tidak terulang lagi. Kami sudah lelah dibuat oleh serangkaian musibah yang terjadi di Depot LPG Pangkalansusu, tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Lesman Simamora, warga yang berdomisili dibalik tembok pagar kawasan Tank Yard Bukit Khayangan Pangkalansusu, dimana terdapat 4 skidtank LPG berkapasitas 3000m3 yang masing-masing skidtank berisi 1300m3 LPG.
“Untuk bapak ketahui dengan beberapa peristiwa meletupnya tabung LPG berukuran 3kg diberbagai daerah, korbannya sudah cukup mengerikan. Bagaimana pula bila skidtank yang berisi 1300m3 LPG itu meletup dan terbakar ? Ini yang harus dipahami pihak Gasdom,” kata Lesman Simamora yang juga adalah wartawan Harian SIB Medan.
Sedangkan Ketua LPMD Kelurahan Bukit Jengkol Pangkalansusu, Asraruddin, BA mengharapkan kepada pihak Depot LPG Pangkalansusu agar segera mengumumkan kepada warga masyarakat di Ring-I bahwa kecelakaan/musibah yang terjadi di Depot LPG tidak membahayakan harta dan nyawa manusia, sehingga masyarakat tidak resah dan berhamburan meninggalkan rumah mereka.
Selain itu selaku wakil dari warga masyarakat yang berdomisili dekat Depot LPG Pangkalansusu Asraruddin menyebutkan, pihak Depot harus bertanggungjawab sepenuhnya apabila musibah yang terjadi di Depot menimbulkan dampak yang merugi masyarakat, misalnya apabila terjadi kecelakaan sehingga menimbulkan korban luka atau korban jiwa akibat kepanikan warga yang berhamburan lari untuk menyelamatkan diri, maka pihak Depot harus membayar kompensasi untuk catat ataupun yang meninggal dunia, dan biaya pengobatan sampai sembuh untuk korban kecelakaan.
Pada bagian lain, Asraruddin menyebutkan bahwa warga masyarakat di Ring-I Kelurahan Bukit Jengkol, Pangkalansusu mengharapkan kepada PT Pertamina (Persero) Gas Domestik Region-I Sumbagut agar dapat memberikan distribusi Rp5.000,-/mobil tanki yang keluar dari Depot melalui jalan Nurulhuda Pangkalansusu.
“Dana yang terkumpul nantinya akan kami gunakan untuk kemaslahatan warga masyarakat di Kelurahan Bukit Jengkol. Dalam waktu secepatnya kami akan mengirim surat kepada pihak Pertamina di Jakarta,” kata Asraruddin.
Menyinggung tentang bantuan CSR (Corporate Social Responsibility), Sony Mira mewakili Gasdom Region-I menyebutkan, untuk mendapatkan bantuan CSR, silahkan buat proposal sesuai peruntukkannya yang ditujukan kepada PT Pertamina (Persero) Gas Domestik Region-I di Medan.
“Satu hal yang perlu dicatat bahwa program CSR tidak untuk perorang, dan proposal yang masuk juga akan kami pertimbangkan urgensinya untuk dapat dikabulkan,” kata Sony.
TelukHaruNews.com
PT Pertamina (Persero) Gas Domestik Region-I Depot LPG Pangkalansusu mengadakan sosialisasi mengenai HSE (Healthy, Safety & Enveronment) dan keberadaan Depot LPG di Pangkalansusu yang dihadiri oleh perwakilan puluhan warga masyarakat di Ring-I dan Muspika Plus Pangkalansusu di Gedung Serba Guna Pangkalansusu, Kamis (29/9’11).
Andrea dari HSE PT Pertamina (Persero) Gas Domestik Region-I Medan dalam paparannya antara lain menyebutkan bahwa pada dasarnya Pertamina tidak menginginkan adanya kejadian yang dapat membuat semua orang susah dan resah seperti musibah yang terjadi belum lama ini. Oleh sebab itu Pertamina sangat serius dalam menyikapi masalah HSE, dan dia menginformasikan bahwa semua fasilitas dan sarana yang terdapat di Depot LPG Pangkalansusu sudah memenuhi standar sesuai ketentuan yang berlaku.
“Semua fasilitas dan sarana serta kegiatan operasional di Depot LPG Pangkalansusu pada dasarnya sudah dilaksanakan sesuai ketentuan SOP (Standard Operation Prosedure), tapi apa yang mau dikata, musibah tetap terjadi,” kata Andrea.
Dalam sesi tanya-jawab, Otto Junaidi, Ketua Golkar Kecamatan Pangkalansusu yang pernah merasakan “nikmatnya” berada di dalam kapal selam selama 18 tahun menyebutkan, ia sangat menyadari dan sangat serius mengenai prosedur kerja dan keselamatan nyawa manusia.
“Kalau kita lengah sedikit saja, maka selesailah semua kehidupan penghuni kapal selam, karena tidak ada jalan untuk melarikan diri,” katanya.
Jadi mengenai keselamatan nyawa manusia, masih menurut mantan anggota Kamla Pangkalansusu, pada kesempatan ini kami minta jaminan dari pihak Gasdom Depot LPG Pangkalansusu agar musibah semacam ini tidak terulang lagi. Kami sudah lelah dibuat oleh serangkaian musibah yang terjadi di Depot LPG Pangkalansusu, tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Lesman Simamora, warga yang berdomisili dibalik tembok pagar kawasan Tank Yard Bukit Khayangan Pangkalansusu, dimana terdapat 4 skidtank LPG berkapasitas 3000m3 yang masing-masing skidtank berisi 1300m3 LPG.
“Untuk bapak ketahui dengan beberapa peristiwa meletupnya tabung LPG berukuran 3kg diberbagai daerah, korbannya sudah cukup mengerikan. Bagaimana pula bila skidtank yang berisi 1300m3 LPG itu meletup dan terbakar ? Ini yang harus dipahami pihak Gasdom,” kata Lesman Simamora yang juga adalah wartawan Harian SIB Medan.
Sedangkan Ketua LPMD Kelurahan Bukit Jengkol Pangkalansusu, Asraruddin, BA mengharapkan kepada pihak Depot LPG Pangkalansusu agar segera mengumumkan kepada warga masyarakat di Ring-I bahwa kecelakaan/musibah yang terjadi di Depot LPG tidak membahayakan harta dan nyawa manusia, sehingga masyarakat tidak resah dan berhamburan meninggalkan rumah mereka.
Selain itu selaku wakil dari warga masyarakat yang berdomisili dekat Depot LPG Pangkalansusu Asraruddin menyebutkan, pihak Depot harus bertanggungjawab sepenuhnya apabila musibah yang terjadi di Depot menimbulkan dampak yang merugi masyarakat, misalnya apabila terjadi kecelakaan sehingga menimbulkan korban luka atau korban jiwa akibat kepanikan warga yang berhamburan lari untuk menyelamatkan diri, maka pihak Depot harus membayar kompensasi untuk catat ataupun yang meninggal dunia, dan biaya pengobatan sampai sembuh untuk korban kecelakaan.
Pada bagian lain, Asraruddin menyebutkan bahwa warga masyarakat di Ring-I Kelurahan Bukit Jengkol, Pangkalansusu mengharapkan kepada PT Pertamina (Persero) Gas Domestik Region-I Sumbagut agar dapat memberikan distribusi Rp5.000,-/mobil tanki yang keluar dari Depot melalui jalan Nurulhuda Pangkalansusu.
“Dana yang terkumpul nantinya akan kami gunakan untuk kemaslahatan warga masyarakat di Kelurahan Bukit Jengkol. Dalam waktu secepatnya kami akan mengirim surat kepada pihak Pertamina di Jakarta,” kata Asraruddin.
Menyinggung tentang bantuan CSR (Corporate Social Responsibility), Sony Mira mewakili Gasdom Region-I menyebutkan, untuk mendapatkan bantuan CSR, silahkan buat proposal sesuai peruntukkannya yang ditujukan kepada PT Pertamina (Persero) Gas Domestik Region-I di Medan.
“Satu hal yang perlu dicatat bahwa program CSR tidak untuk perorang, dan proposal yang masuk juga akan kami pertimbangkan urgensinya untuk dapat dikabulkan,” kata Sony.
Subscribe to:
Posts (Atom)




